Templates by BIGtheme NET

Adat Istiadat

Adat Kematian Karo Tempo Doeloe

Apabila seseorang meninggal dunia, maka berkumpullah semua kerabatnya (kalimbubu, senina dan anak beru) bermufakat bagaimana akan dilakukan penguburan terhadap jenazah tersebut. Dahulu kala mayat itu akan dibakar terutama kalau kematian itu “mate sada wari” (mati dalam satu hari), yaitu suatu kematian, yang tidak didahului oleh suatu penyakit, seperti bunuh diri, kecelakaan, meninggal waktu bersalin. Orang percaya bahwa tendi (roh) orang ...

Read More »

Adat sewaktu Anak masih dalam Kandungan

Menurut adat Karo sewaktu anak berada dalam kandungan berumur 5 – 8 bulan harus diadakan suatu kegiatan atau acara. Bagi perempuan yang mengandung bersama suaminya dijamu makan bersama, artinya dia berdua diberi makanan. Pihak yang mengadakan jamuan makan tersebut ialah Kalibubu yaitu orang tua pihak perempuan  dengan dilengkapi Anak Beru, Senina, dan Kalibubunya. Inti utama dari acara itu ialah menjamu ...

Read More »

Anak Beru

Anak beru ialah pihak keluarga laki-laki yang kawin atau mengambil anak perempuan suatu keluarga. Contoh : keluarga A kawin dengan anak perempuan keluarga B, maka keluarga A menjadi anak beru keluarga B. Padahal sebelumnya keluarga B tentu telah memiliki anak beru secara berjenjang atau menuntut tingkatan. Golongan anak beru yang sama dengan golongan kalimbubu dalam hal jenjang atau tingkatan derajat ...

Read More »

Kalimbubu

Kalimbubu ialah pihak keluarga perempuan yang dikawini. Dalam hal ini bila pihak kita kawin dengan seorang perempuan, maka keluarga pihak perempuan itu adalah kalimbubu kita. Disebabkan adanya perkawinan tersebut maka nenek, ayah dan anak-anaknya semua telah masuk jadi golongan kalimbubu. Dalam adat Karo kedudukan kalimbubu sangat dihormati, malah disebutkan dengan istilah “Dibata ni Idah” artinya Tuhan yang dapat dilihat. Kalimbubu ...

Read More »

Sukut (sembuyak/senina)

Sukut sembuyak/senina dimaksudkan dalam sukut itu termasuk sembuyak dan senina. Misalnya keluarga si A sebagai sukut (tuan rumah) maka di dalamnya turut sembuyak dan seninanya. Sembuyak artinya saudara kandung; satu perut dalam satu ayah dan satu ibu. Senina artinya saudara, karena satu nenek, dalam hal ini dari pihak ayah. Dalam kekeluargaan suku Karo tersebut ada berbagai istilah dikaitkan dengan posisinya. Senina ...

Read More »

Sangkep Nggeluh atau Sangkep Sitelu

Sangkep Nggeluh dalam terjemahan langsung berarti kelengkapan hidup. Sangkep Nggeluh sering juga disebut ikatan sangkep sitelu, artinya kelengkapan dari tiga unsur dalam keluarga. Sangkep nggeluh akhirya berfungsi menjadi wadah musyawarah sekaligus menjadi perangkatnya dalam kelompok keluarga tertentu yang bertindak sebagai sukut atau tuan rumah. Sangkep nggeluh tersebutlah membahas suatu rencana kerja menyangkut kegiatan dalam suatu kelompok keluarga. Apa yang dihasilkan ...

Read More »

Sistem Kekerabatan pada Suku Karo

Bila diamati atau diperhatikan secara cermat, akan diketahuilah bahwa sistem kekerabatan pada suku Karo mengandung cakupan yang cukup luas dan mendalam. Oleh karena itu untuk membuat suatu penjelasan yang rinci dan mudah dipahami terasa sangat sulit. Pekerjaan ini membutuhkan bakat dan keahlian khusus agar hasilnya baik dan lebih sempurna. Sistem kekerabatan yang ada pada suku Karo memang sangat penting karena ...

Read More »

Cimbang

Sebutan  : Sesama istri yaitu antara istri abang dengan istri adiknya. Termasuk kelompok istri senina sembuyak bapa dan senina sembuyak nini.   © Mejuahjuah.net

Read More »

Empo/Sereh

Empo Sebutan kepada anak laki-laki yang menikah (rumah tangga).   Sereh Sebutan kepada anak perempuan yang menikah (rumah tangga).   © Mejuahjuah.net

Read More »