Templates by BIGtheme NET

Fakta

  • Orang Karo pertama masuk Kristen

    Tahukah anda, orang Karo pertama yang masuk Kristen dibaptis menurut sejarah GBKP ada 6 orang : Samp...

  • Budayawan Karo

    Budayawan menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah orang yg berkecimpung dl kebudayaan, ahli buda...

  • Kapal bernama Karo

    Menurut catatan sejarah, ada 3 kapal yang bernama Karo. Kapal bernama Karo pertama adalah Kapal “Sib...

  • Cian

    Cian Cian dalam bahasa Karo berarti iri hati. Tapi lebih tepat diartikan dengan : Senang melihat ora...

  • Arah Rumah Adat Karo

    Di setiap kampung di Tanah Karo banyak didapati Rumah Adat, tergantung jenisnya, ada 4 jabu, 8 jabu,...

  • Mantri Pertama

    Nuan Bukit dari desa Buluh Awar adalah orang Karo pertama menjadi Mantri spesialis penyakit Cacar. D...

  • Sarjana Karo Pertama

    Orang Karo yang menjadi Sarjana untuk pertama kali adalah Jaga Bukit, putra Pa Suro dari kampung Tig...

  • Bumi Hangus Rumah Adat

    Taktik bumi hangus Perkampungan Karo terjadi pada Agresi I Kolonial Belanda pada tanggal 25 Nopember...

  • Rumah Sakit Pertama di Kabanjahe

    Rumah Sakit Umum pertama RS Zending Kabanjahe dibangun di Gungleto oleh Bataksche Instituut tanggal ...

  • Rumah Adat Terbanyak

    Rumah adat terbanyak di Tanah Karo adalah di kampung Batukarang (92 rumah adat), kemudian di kampung...

Kede Kopi

Di kampung, para lelaki Karo punya kebiasaan pergi ke Kede Kopi. Biasanya kebiasaan singgah ke Kede Kopi itu diawali pagi-pagi saat sebelum berangkat ke Ladang. Lalu sore atau malam setelah pulang dari Ladang ataupun setelah mandi atau makan malam di rumah. Uniknya mereka punya Kede Kopi langganan masing-masing. Di Kede Kopi biasanya mereka bercengkerama, membahas topik (terutama politik) teraktual, bermain ...

Read More »

Rumah Sakit Pertama di Kabanjahe

Rumah Sakit Umum pertama RS Zending Kabanjahe dibangun di Gungleto oleh Bataksche Instituut tanggal 20 September 1920 diresmikan pada 15 Juli 1923 yang kemudian dihibahkan ke GBKP 22 September 1948. Sekarang rumah sakit ini dibawah pengelolaan Pemkab Karo.   Fakta © Mejuahjuah.net

Read More »

Bumi Hangus Rumah Adat

Taktik bumi hangus Perkampungan Karo terjadi pada Agresi I Kolonial Belanda pada tanggal 25 Nopember 1947. Ketika itu rata-rata semua kampung di Tanah Karo membakar rumah mereka dan mengungsi. Alasan mereka membakar rumah adat itu agar jika Belanda datang mereka tidak menempati rumah penduduk. © Mejuahjuah.net

Read More »

Rumah Adat Terbanyak

Rumah adat terbanyak di Tanah Karo adalah di kampung Batukarang (92 rumah adat), kemudian di kampung Juhar (lebih dari 70 rumah adat), dan kemudian di Munte (sekitar 60 rumah adat).   © Mejuahjuah.net

Read More »

Pahlawan Karo

Pahlawan Karo di era masa penjajahan Belanda di Tanah Karo dibagi 2 era. Era pertama adalah Kiras Bangun yang dikenal dengan julukan Pa Garamata. Garamata telah mendapat anugerah sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Trisula maut yang pernah menakutkan di Tanah Karo adalah Jamin Ginting, Selamat Ginting, dan Payung Bangun. Jamin Ginting yang terakhir berpangkat Letjen dan menjadi ...

Read More »

Arah Rumah Adat Karo

Di setiap kampung di Tanah Karo banyak didapati Rumah Adat, tergantung jenisnya, ada 4 jabu, 8 jabu, dan terbesar 16 Jabu. Yang unik adalah semua rumah dibangun dengan arah yang sama yaitu Timur dan Barat untuk arah ayo (muka) rumah, yaitu arah tanduknya. Hanya di kampung Singgamanik yang menghadap Utara dan Selatan. © Mejuahjuah.net

Read More »

Budayawan Karo

Budayawan menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah orang yg berkecimpung dl kebudayaan, ahli budaya. Budayawan Karo disini bisa disimpulkan dari sepak-terjangnya dalam memperjuangkan kebudayaan Karo baik itu berupa karya tulis, buku, acara-acara, maupun tempat bertanya tentang kebudayaan Karo. Beberapa nama yang layak menorehkan gelar Budayawan Karo adalah Pdt Meint Joustra dan Pdt JH. Neumaan yang telah melahirkan banyak buku dan ...

Read More »

Sarjana Karo Pertama

Orang Karo yang menjadi Sarjana untuk pertama kali adalah Jaga Bukit, putra Pa Suro dari kampung Tiga Panah yang menjadi mahasiswa RHS di Jakarta, beliau lulusan AMS Jakarta tahun 1936.   © Mejuahjuah.net

Read More »